Header Ads

ads

Ramadhan Jazz 2015, Penonton Berjubel Hingga Belakang Panggung

Penyelenggaraan Ramadhan Jazz Festival hari pertama yang dimulai ba’da Shalat Isya & Taraweh berjamaah tahun ini tepat dimulai pukul 21.00 saat MC menyapa penonton. 

Festival yang tahun ini memasuki penyelenggaraan untuk kali ke lima dibuka secara resmi lewat pemukulan drum oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Bapak Rudiantara yang didampingi penggagas RJF sekaligus Managing Director WartaJazz, Agus Setiawan Basuni bersama Project Officer RJF 2015 Raihan, ketua RICMA, M. Sukarno Hatta, Ketua Panitia Ramadhan Masjid Cut Meutia M. Pradhana dan Bapak H. Indra Harsono dari Yayasan Masjid Cut Meutia Jakarta.

Sukses empat kali menggelar Ramadhan Jazz Festival (RJF) sejak tahun 2011 lalu, WartaJazz bekerjasama dengan Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) kini menjadwalkan kegiatan 5th Ramadhan Jazz Festival pada tanggal 26-27 Juli 2015 bertempat di halaman Masjid Cut Meutia Menteng ba’da Shalat Isya & Taraweh berjamaah.

Hari pertama Ramadhan Jazz Festival dihiasi penampilan Abenk Alter, Abdul & The Coffee Theory, Raisa, Kunto Aji, Sore, Emerald dan ditutup White Shoes & The Couples Company.

Masing-masing penampil mempersembahkan karya terbaik mereka. Emerald misalnya, menyajikan jazz fusion yang mereka mainkan diera 80-90an. Roedyanto sang bassis yang didampingi Iwang Noorsaid (keyboard) menyampaikan, “kami ingin memberikan pendidikan buat pendengar ataupun anak muda yang ingin mendalami fusion. Di track Journey to Padang kita kasih improve dengan skil Arabian biar ada pendekatan kesuasana Ramadhannya. Kita siapkan intro lagunya dengan Sholawat dan Zikrullah”. Emerald membawa drummer muda yang sedang menanjak karirnya Yandi Andasaputra bersama Ramcey (gitar) dan Ramdani, finalis Indonesian Idol 2012 yang membawakan lagu tribute untuk Ricky Jo (vokalis band Emerald yang telah wafat).

Sementara si cantik Raisa yang tampil paling mendapat perhatian, membawakan lagu “Dengan Menyebut Nama Allah”, maupun lagu hitsnya “Could it Be”.

Ribuan penonton tidak hanya memadati hingga bibir panggung. Sebagian penonton yang sudah tidak bisa memasuki area pertunjukan, harus puas menonton dari layar proyektor dari sisi belakang panggung. Sekitar 9000an jumlah penonton yang hadir selama dua hari berturut-turut. Agus Setiawan Basuni yang merupakan penggagas sekaligus Artistic Director, Ramadhan Jazz Festival dari WartaJazz .Hari kedua Ramadhan Jazz Festival dihiasi penampilan  Lantun Orchestra, Rieka Roeslan, Rio Moreno, Beben Jazz, Inna Kamarie, Yura Yunita dan Maliq n D’essentials

Setiap band yang tampil dijadwalkan akan membawakan sebuah lagu bertema religi yang dibalut musik bernuansa Jazz sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang menonton atau hadir dalam kegiatan Ramadhan Jazz Festival.

Dari donasi pengganti tiket masuk yang digelar bersama Dompet Dhuafa, terkumpul kurang lebih seratus tiga belas juta rupiah (Rp. 113.000.000,-).

Ramadhan Jazz Festival merupakan laboratorium hidup bagi generasi muda untuk belajar dan saling menginspirasi anak-anak muda lainnya. Jazz pada hakikatnya adalah saling berbagi. Kepedulian adalah kata kuncinya. Krisis air yang mulai terjadi diberbagai tempat maupun semakin minimnya sumber-sumber mata air akibat perubahan iklim dan pemanfaatnya yang berlebihan.

Melihat animo pengunjung dan jumlah donasi yang tersalurkan membuktikan bahwa festival ini sukses dalam hal persiapan dan pelaksanaannya, sampai jumpa di Ramadhan Jazz tahun depan.

No comments